Uleegle's Blog

Welcome To Ulee Gle …

Archive for the ‘Science’ Category

Hipotermia

Posted by iswadi pada Juni 28, 2010

Hipotermia adalah kondisi dimana tubuh kita mengalami penurunanan suhu inti(suhu organ dalam). Hipotermia merupakan suatu kondisi kegawatdaruratan medis. Karena bisa menyebabkan terjadinya pembengkakan di seluruh tubuh, meghilangnya reflex tubuh (areflexia), koma, hingga menghilangnya reaksi pupil mata.

Accidental hypothermia terjadi ketika suhu tubuh inti menurun hingga <35°C. Pada suhu ini, beberapa mekanisme kompensasi tubuh yang normal untuk ‘menghasilkan’ panas mulai terganggu. Primary accidental hypothermia merupakan hasil dari paparan langsung terhadap udara dingin pada orang yang sebelumnya sehat. Secondary accidental hypothermia merupakan komplikasi gangguan sistemik(seluruh tubuh) yang serius. Kebanyakan terjadinya di musim dingin(salju) dan iklim dingin.

Faktor dan Resiko Hipotermia

1. Umur: bayi baru lahir, orang tua 2. Paparan dingin di luar ruangan: olahraga, memakai baju tipis 3. Obat dan intoksikan: etanol, phenothiazin, barbiturate, anestesi, bloker neuromuscular 4. Hormon: hipoglikemia, hipotiroidisme, kekurangan adrenalin, hipopituitarisme 5. Neurologis: stroke, gangguan hipotalamus, Parkinson, Cedera sumsum tulang belakang 6. Multisistem: malnutrisi, sepsis, shock, gangguan hati dan ginjal 7. Luka bakar dan kelainan kulit eksfoliatif(mengelupas)

Penyebab hipotermia

1. Yang pasti, ada kontak dengan lingkungan yang dingin 2. Adanya angguan atau penyakit yang didderita 3. Penggunaan obat-obatan (alcohol, barbiturate, phenothiazine, insulin, steroid, β-blocker 4. Sepsis, hipotiroid, radang pancreas

Gejalanya Hipotermia

Menurut literature yang saya baca, katanya sih sulit untuk mendiagnosis hipotermia, Karena termometer klinis tidak memperlihatkan suhu di bawah 35°C. Kadang bisa ditemukan kaku pada otot, bradikardia, hipotensi, pernafasan cenderung dangkal dan lambat, dan dapat ditemukan pupil yang mengecil. Menurut tingkat keparahannya, gejala klinis hipotermia dibagi menjadi 3 , 1. Mild atau ringan Sistem saraf pusat: amnesia, apati, terganggunya persepsi halusinasi Cardiovaskular: denyut nadi cepat lalu berangsur melambat, meningkatnya tekanan darah, Penafasan: nafas cepat lalu berangsur melambat, Saraf dan otot: gemetar, menrunnya kemampuan koordinasi otot 2. Moderate,sedang Sistem saraf pusat: penurunan kesadaran secara berangsur, pelebaran pupil Cardiovaskular: penurunan denyut nadi secara berangsur Pernafasan: hilangnya reflex jalan nafas(seperti batuk, bersin) Saraf dan otot: menurunnya reflex, berkurangnya respon menggifgil, mulai munculnya kaku tubuh akibat udara dingin 3. Severe..parah Sistem saraf pusat: koma,menurunnya reflex mata (seperti mengedip) Cardiovascular: penurunan tekanan darah secara berangsur, menghilangnya tekanan darah sistolik Pernafasan: menurunnya konsumsi oksigen Saraf dan otot: tidak adanya gerakan, menghilangnya reflex perifer

Terapi yang bisa kita berikan untuk orang dengan kondisi hipotermia

Jalan nafas harus tetap terjaga juga ketersediaan oksigen yang cukup. Prinsip penanganan hipotermia adalah penstabilan suhu tubuh dengan menggunakan selimut hangat (tapi hanya pada bagian dada, untuk mencegah turunnya tekanan darah secara mendadak) atau menempatkan pasien di ruangan yang hangat. Berikan juga minuman hangat(kalau pasien dalam kondisi sadar).

Iklan

Posted in Kesehatan, Science | 2 Comments »

Prinsip Ekologi

Posted by iswadi pada Maret 7, 2010

Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktora biotik antara lain suhu, air, kelembapan, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling mempengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan.

Faktor Biotik

Faktor biotik adalah faktor hidup yang meliputi semua makhluk hidup di bumi, baik tumbuhan maupun hewan. Dalam ekosistem, tumbuhan berperan sebagai produsen, hewan berperan sebagai konsumen, dan mikroorganisme berperan sebagai dekomposer.
Faktor biotik juga meliputi tingkatan-tingkatan organisme yang meliputi individu, populasi, komunitas, ekosistem, dan biosfer. Tingkatan-tingkatan organisme makhluk hidup tersebut dalam ekosistem akan saling berinteraksi, saling mempengaruhi membentuk suatu sistemyang menunjukkan kesatuan. Secara lebih terperinci, tingkatan organisasi makhluk hidup adalah sebagai berikut. Perhatikan Gambar.

Gbr. Tingkatan Organisasi Makhluk Hidup

A. Individu
Individu merupakan organisme tunggal seperti : seekor tikus, seekor kucing, sebatang pohon jambu, sebatang pohon kelapa, dan seorang manusia. Dalam mempertahankan hidup, seti jenis dihadapkan pada masalah-masalah hidup yang kritis. Misalnya, seekor hewan harus mendapatkan makanan, mempertahankan diri terhadap musuh alaminya, serta memelihara anaknya. Untuk mengatasi masalah tersebut, organisme harus memiliki struktur khusus seperti : duri, sayap, kantung, atau tanduk. Hewan juga memperlihatkan tingkah laku tertentu, seperti membuat sarang atau melakukan migrasi yang jauh untuk mencari makanan. Struktur dan tingkah laku demikian disebut adaptasi. Perhatikan Gambar 6.4.

Ada bermacam-macam adaptasi makhluk hidup terhadap lingkungannya, yaitu: adaptasi morfologi, adaptasi fisiologi, dan adaptasi tingkah laku.

1. Adaptasi morfologi
Adaptasi morfologi merupakan penyesuaian bentuk tubuh untuk kelangsungan hidupnya. Contoh adaptasi morfologi, antara lain sebagai berikut.
a. Gigi-gigi khusus
Gigi hewan karnivora atau pemakan daging beradaptasi menjadi empat gigi taring besar dan runcing untuk menangkap mangsa, serta gigi geraham dengan ujung pemotong yang tajam untuk mencabik-cabik mangsanya. Lihat Gambar 6.5.

b. Moncong
Trenggiling besar adalah hewan menyusui yang hidup di hutan rimba Amerika Tengah dan Selatan. Makanan trenggiling adalah semut, rayap, dan serangga lain yang merayap. Hewan ini mempunyai moncong panjang dengan ujung mulut kecil tak bergigi dengan lubang berbentuk celah kecil untuk mengisap semut dari sarangnya. Hewan ini mempunyai lidah panjang dan bergetah yangdapat dijulurkan jauh keluar mulut untuk menangkap serangga. Lihat Gambar 6.6.

c. Paruh
Elang memiliki paruh yang kuat dengan rahang atas yang melengkung dan ujungnya tajam. Fungsi paruh untuk mencengkeram korbannya. Perhatikan Gambar 6.7

d. Daun
Tumbuhan insektivora (tumbuhan pemakan serangga), misalnya kantong semar, memiliki daun yang berbentuk piala dengan permukaan dalam yang licin sehingga dapat menggelincirkan serangga yang hinggap. Dengan enzim yang dimiliki tumbuhan insektivora, serangga tersebut akan dilumatkan, sehingga tumbuhan ini memperoleh unsur yang diperlukan.

e. Akar
Akar tumbuhan gurun kuat dan panjang,berfungsi untuk menyerap air yang terdapat jauh di dalam tanah. Sedangkan akar hawa pada tumbuhan bakau untuk bernapas. Baca entri selengkapnya »

Posted in Science | Leave a Comment »

Kenapa Air Laut Berwarna Biru?

Posted by iswadi pada Januari 1, 2010

AIR tidak berwarna alias “bening”, air laut berwarna biru karena pantulan warna langit? Benarkah semua pernyataan diatas? Barangkali teman-teman bahkan guru kamu di sekolah akan bilang hal yang sama. Tapi tahukah kamu bahwa sebenernya air itu “berwarna” dan itulah yang menyebabkan kenapa air laut berwarna “biru”. Mau tau kenapa?

Air bersih memiliki warna, warna air adalah biru, mengapa begitu? Karena “lapisan” air menyerap “gelombang” cahaya matahari (yang kamu tau terdiri dari “tujuh” elemen warna). Nah molekul-molekul air ini “menyerap” warna-warna itu dan menyisakan warna biru, dan itulah yang terlihat oleh mata kita.
Kamu tidak akan bisa melihat warna “biru” air itu pada segelas air, tapi coba deh kamu tuangkan air ke dalam bak kamar mandi kamu hingga penuh (yang berwarna putih), lalu amati warnanya, “biru” kan?. Karena sekali lagi “lapisan” air di gelas tidak lah cukup menyerap “warna cahaya” yang datang kepadanya, sehingga air tidak bisa menunjukkan warna biru aslinya.
Berarti sudah jelas kan, kenapa air laut yang lebih luas dari bak kamar mandi kamu berwarna biru? Hmm tunggu dulu, lautan mengandung banyak sekali partikel-partikel mulai dari ikan, karang, plankton, dan sebagainya. Ada juga zat organik terlarut yang dalam istilah Jerman disebut gelbstoff. Materi-materi ini lah yang menyebabkan “penyerapan” cahaya matahari sehingga hanya menyisakan warna “biru gelap” bagi lautan.
Selain penyerapan atau adsobsi cahaya, warna laut disebabkan juga oleh “penghamburan cahaya” oleh mahluk-mahluk kecil di laut seperti fitoplankton (tumbuhan sangat kecil) dan zooplankton (hewan sangat kecil). Akibatnya, kamu juga kerap melihat warna laut  biru cerah kehijauan di perairan yang ada di laut di daerah tropis termasuk di negeri kita. Cahaya matahari yang berlimpah dan iklim panas sangat baik buat pertumbuhan plankton. Oh ya satu lagi, warna langit juga ikut memberi andil bagi warna laut, tapi kecil sekali, setidaknya jika langit mendung, air laut juga tidak “kebiru-an”
Sudah jelas kan? Coba buktikan dengan percobaan diatas, diskusikan dengan teman dan guru kamu ya

Posted in Info, Kenapa?, Science | 2 Comments »

Kenapa Bumi Selalu Berputar?

Posted by iswadi pada Desember 30, 2009

Bumi dapat berputar (pada porosnya) karena bumi mendapat gaya tarik-menarik antar planet atau dengan kata lain mendapat gaya gravitasi dari planet yang memiliki massa lebih besar dari bumi (matahari). Oleh karena itu planet-planet di alam semesta memiliki orbit (lintasan planet) yang teratur sehingga antar planet tidak saling bertabrakan.
Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta. Fisika modern mendeskripsikan gravitasi menggunakan Teori Relativitas Umum dari Einstein, namun hukum gravitasi universal Newton yang lebih sederhana merupakan hampiran yang cukup akurat dalam kebanyakan kasus.
Sebagai contoh, Bumi yang memiliki massa yang sangat besar menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar untuk menarik benda-benda disekitarnya, termasuk makhluk hidup, dan benda benda yang ada di bumi. Gaya gravitasi ini juga menarik benda-benda yang ada diluar angkasa, seperti bulan, meteor, dan benda angkasa laiinnya, termasuk satelite buatan manusia.
Beberapa teori yang belum dapat dibuktikan menyebutkan bahwa gaya gravitasi timbul karena adanya partikel gravitron dalam setiap atom.
Hukum Gravitasi Universal Newton
Hukum gravitasi universal Newton dirumuskan sebagai berikut:
Setiap massa titik menarik semua massa titik lainnya dengan gaya segaris dengan garis yang menghubungkan kedua titik. Besar gaya tersebut berbanding lurus dengan perkalian kedua massa tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua massa titik tersebut.
F = G \frac{m_1 m_2}{r^2}
F adalah besar dari gaya gravitasi antara kedua massa titik tersebutG adalah konstanta gravitasim1 adalah besar massa titik pertamam2 adalah besar massa titik keduar adalah jarak antara kedua massa titik
Dalam sistem Internasional, F diukur dalam newton (N), m1 dan m2 dalam kilograms (kg), r dalam meter (m), dsn konstanta G kira-kira sama dengan 6,67 × 10−11 N m2 kg−2.
Dari persamaan ini dapat diturunkan persamaan untuk menghitung Berat. Berat suatu benda adalah hasil kali massa benda tersebut dengan percepatan gravitasi bumi. Persamaan tersebut dapat dituliskan sebagai berikut: W = mg. W adalah gaya berat benda tersebut, m adalah massa dan g adalah percepatan gravitasi. Percepatan gravitasi ini berbeda-beda dari satu tempat ke tempat lain.

Posted in Info, Kenapa?, Science | Leave a Comment »

Kenapa Layang2 Bisa Terbang?

Posted by iswadi pada Desember 30, 2009

Tentu kalian sudah tidak asing lagi dengan layang-layang. Bentuknya berupa bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh dua pasang rusuk yang masing-masing pasangannya sama panjang dan saling membentuk sudut.Jika keempat rusuknya sama panjang disebut belah ketupat. Layang-layang yang telah dihubungkan dengan tali atau benang bisa diterbangkan jika ada angin. Namun apa yang membuat layang-layang bisa terbang ke udara? ”Karena ditiup angin, kalau tidak ada angin ya tidak bisa terbang?,” kata Aji Prasetya, siswa kelas V SD Tohudan, Colomadu. Apa yang dilontarkan Aji memang benar, namun kurang tepat. Mengapa layang-layang bisa terbang? Sebagaimana dilansir id.wikipedia.org, layang-layang memanfaatkan kekuatan hembusan angin sebagai alat pengangkatnya. Selain itu desain bentuknya yang ringan membuat angin mampu mendorong layang-layang ke atas. Berat jenis layang-layang tidak jauh berbeda dengan berat jenis udara sehingga bisa melayang.Layang-layang dikenal luas di seluruh dunia sebagai alat permainan. Yang paling umum adalah layang-layang hias. Layang-layang biasa dimainkan oleh anak-anak pada musim pancaroba karena biasanya kuatnya angin berhembus pada musim itu.Perlu kalian ketahui, layang-layang ternyata sudah ada sekitar 2500 sebelum Masehi. Hal ini dibuktikan lewat dokumen dari China sekitar 2500 Sebelum Masehi. Selain itu didukung dengan penemuan sebuah lukisan gua di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara pada awal abad ke-21 yang memberikan kesan orang bermain layang-layang menimbulkan spekulasi mengenai tradisi yang berumur lebih dari itu di kawasan Nusantara. Diduga terjadi perkembangan yang saling bebas antara tradisi di China dan di Nusantara karena di Nusantara banyak ditemukan bentuk-bentuk primitif layang-layang yang terbuat dari daun-daunan. Dari penjelasan tersebut, tentu kalian sudah mengetahui apa yang membuat layang-layang bisa terbang ke udara. Kalian pun bisa belajar lagi dari sesuatu yang ada di sekitar kalian.

Posted in Info, Kenapa?, Science | 1 Comment »

Kenapa Ikan Yang Hidup di Laut Tidak Asin?

Posted by iswadi pada Desember 30, 2009

ikan laut tidak asin rasanya karena ginjalnya mampu mengeluarkan garam air laut yang masuk melalui insang, dikeluarkan dari badan lagi, sehingga kadar garam dalam tubuhnya senantiasa lebih rendah daripada kadar garam air laut sekelilingnya. Air laut yang normal kadar garamnya hanya sekitar 3% . Ini sebenarnya tidak begitu asin dibandingkan dengan ikan asin misalnya, yang kadar garamnya 12%, atau telur asin yang digarami dengan garam yang lebih pekat ~ 20%

Posted in Info, Kenapa?, Science | 2 Comments »

Kenapa Air Laut Asin?

Posted by iswadi pada Desember 30, 2009

kamu tahu ngak pada awal bumi terbentuk. lapisan dalam bumi panaaaaaaas banget sehingga banyak gunung meletus. abu-abu gunung itu mengandung klorida, abu-abu tersebut mengumpul dan menjadi awan, dan terjadilah hujan besar yang menciptakan laut yg mengandung klorida yg rasanya asam. pada saat itu silus air mulai lancar. ombak laut dapat menyebabkan abrasi. batu-batu pada waktu itu mengandung banyak sodium, jadi begitu ombak laut menghantam bebatuan, unsur sodiumnya terlepas dari bebatuan dan lepas menuju laut, yang namanya abrasi tidak hanya terjadi skali, tapi berkali-kali. setelah sodium tadi lepas ke laut maka sodium tadi akan bersenyawa dengan klorida dan…………… jadilah sodium klorida! sodium klorida atau garam awal mulanya yaitu: benda asam (klorida) yang bertemu sodium (sodium adalah metal lunak yang bisa dipotong layaknya roti) menjadi suatu benda yang rasanya asin! unik bukan?

jawaban alternatif lainnya

Begini ceritanya… air hujan mencuci daratan kemudian masuk ke paritan, sungai dan telaga sambil membawa garam-garam terlarut sampai ke lautan. Perbedaannya adalah air laut jauh lebih tua dibandingkan air di bagian-bagian lain– estimasi sekitar 4 atau 5 milyar tahun dibanding hanya sekian juta tahun.
Selama sekian milyar tahun air laut telah mengalami re-cycle secara kontinyu- yaitu menguapkan air yang kemudian jatuh menjadi air hujan ke daerah daratan dan mengalir kembali ke laut sambil membawa muatan garam baru. Siklus yang terjadi terus menerus ini secara otomatis akan meningkatkan kadar garam di laut.

Posted in Info, Kenapa?, Science | Leave a Comment »

Pengertian Biologi

Posted by iswadi pada November 20, 2009

Ilmu biologi adalah ilmu yang mempelajari segala hal yang berhubungan dengan makhluk hidup dan kehidupan. Yang dibahas dalam ilmu biologi tidak lain adalah yang masih berkaitan dengan makhluk hidup, seperti zat yang membentuk makhluk hidup, zat yang dibutuhkan makhluk hidup, serta berbagai hal mengenai hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

Ilmu biologi dirintis oleh Aristoteles yang merupakan ilmuwan berkebangsaan Yunani yang kita sebut juga sebagai bapak perintis biologi.

Ilmu Biologi sangat berpengaruh dan berguna bagi kehidupan manusia. Biologi banyak digunakan untuk berbagai bidang kehidupan seperti pertanian, peternakan, perikanan, kedokteran, dan lain sebagainya.

Posted in Science | 2 Comments »

Gerakan Pada Sendi

Posted by iswadi pada November 20, 2009

Berikut ini jenis gerakan pada sendi:

1. Bergeser

Berupa pergeseran antara tulang, contohnya gerakan pada sendi-sendi di antara tulang-tulang carpalia dan tarsalia, terjadi pada sendi geser.

2. Extensi

Berupa gerakan pelurusan sendi. Extensi bisa terjadi pada sendi engsel, contohnya extensi sendi lutut

3. Flexi

Berupa gerakan pembengkokan sendi. Flexi terjadi pada sendi engsel, contohnya flexi sendi jari-jari. Sedangkan flexi-extensi pada pergelangan tangan merupakan gerakan sendi ellipsoidal

4. Abduksi

Berupa gerakan yang menjauhi sumbu tubuh. Terjadi pada sendi peluru, contohnya mengangkat lengan ke samping, atau gerakan ibu jari menjauhi telunjuk oleh sendi pelana di antara metacarpal 1 dan os. Carpal (trapezium)

5. Adduksi

Berupa gerakan yang mendekati sumbu tubuh, gerakan ini berlawanan dengan gerakan abduksi

Baca entri selengkapnya »

Posted in Science | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Bentuk Tulang

Posted by iswadi pada November 20, 2009

Tulang dalam tubuh setiap makhluk memiliki bentuk yang beranekaragam termasuk tulang manusia. Tulang pada tubuh manusia terdiri dari beberapa macam yaitu:

Posted in Science | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »