Uleegle's Blog

Welcome To Ulee Gle …

Archive for the ‘Kenapa?’ Category

Kenapa Air Laut Berwarna Biru?

Posted by iswadi pada Januari 1, 2010

AIR tidak berwarna alias “bening”, air laut berwarna biru karena pantulan warna langit? Benarkah semua pernyataan diatas? Barangkali teman-teman bahkan guru kamu di sekolah akan bilang hal yang sama. Tapi tahukah kamu bahwa sebenernya air itu “berwarna” dan itulah yang menyebabkan kenapa air laut berwarna “biru”. Mau tau kenapa?

Air bersih memiliki warna, warna air adalah biru, mengapa begitu? Karena “lapisan” air menyerap “gelombang” cahaya matahari (yang kamu tau terdiri dari “tujuh” elemen warna). Nah molekul-molekul air ini “menyerap” warna-warna itu dan menyisakan warna biru, dan itulah yang terlihat oleh mata kita.
Kamu tidak akan bisa melihat warna “biru” air itu pada segelas air, tapi coba deh kamu tuangkan air ke dalam bak kamar mandi kamu hingga penuh (yang berwarna putih), lalu amati warnanya, “biru” kan?. Karena sekali lagi “lapisan” air di gelas tidak lah cukup menyerap “warna cahaya” yang datang kepadanya, sehingga air tidak bisa menunjukkan warna biru aslinya.
Berarti sudah jelas kan, kenapa air laut yang lebih luas dari bak kamar mandi kamu berwarna biru? Hmm tunggu dulu, lautan mengandung banyak sekali partikel-partikel mulai dari ikan, karang, plankton, dan sebagainya. Ada juga zat organik terlarut yang dalam istilah Jerman disebut gelbstoff. Materi-materi ini lah yang menyebabkan “penyerapan” cahaya matahari sehingga hanya menyisakan warna “biru gelap” bagi lautan.
Selain penyerapan atau adsobsi cahaya, warna laut disebabkan juga oleh “penghamburan cahaya” oleh mahluk-mahluk kecil di laut seperti fitoplankton (tumbuhan sangat kecil) dan zooplankton (hewan sangat kecil). Akibatnya, kamu juga kerap melihat warna laut  biru cerah kehijauan di perairan yang ada di laut di daerah tropis termasuk di negeri kita. Cahaya matahari yang berlimpah dan iklim panas sangat baik buat pertumbuhan plankton. Oh ya satu lagi, warna langit juga ikut memberi andil bagi warna laut, tapi kecil sekali, setidaknya jika langit mendung, air laut juga tidak “kebiru-an”
Sudah jelas kan? Coba buktikan dengan percobaan diatas, diskusikan dengan teman dan guru kamu ya

Posted in Info, Kenapa?, Science | 2 Comments »

Kenapa Kita Jatuh Cinta?

Posted by iswadi pada Desember 30, 2009

Berikut ini adalah fakta-fakta yang saya kumpulkan dari buku “Falling in Love/Kenapa Kita Jatuh Cinta”.

# Fakta 1
11 Fakta Yang Mempengaruhi Pilihan Seseorang Dalam Jatuh Cinta:
1) Kemiripan, dalam sikap, latar belakang, kepribadian, minat2) Kedekatan geografis, sama-sama berada dalam suatu lingkungan yang berdekatan, keakraban3) Karakteristik kepribadian dan penampilan yang menarik4) Kasih sayang yang timbal balik/fakta bahwa orang lain menyukai kita5) Kebutuhan yang terpuaskan6) Getaran fisik dan emosional, karena baru saja mengalami peristiwa yang “luar biasa”, pengalaman dengan hal yang tidak biasa7) Pengaruh sosial, norma-norma sosial, dan persetujuan orang-orang dalam siklus sosial kita8) Isyarat khusus dalam suara, tatapan, gerak tubuh, cara berjalan, dari orang yang disukai9) Kesempatan untuk berdua, tanpa gangguan10) Kesiapan untuk masuk dalam sebuah hubungan11) Misteri, dalam situasi atau diri seseorang

# Fakta 2

Jatuh cinta adalah proses positif dan berenergi yang menyebabkan perubahan fisiologis dan psikologis. Arthur Aron menunujukkan pengaruh cinta yang positif pada konsep diri orang-orang. Lagipula, mereka merupakan cakupan dan tingkatan definisi diri mereka, mungkin sebagai hasil dari kekaguman pasangan mereka terhadap aspek-aspek tertentu dalam kepribadian mereka yang mereka diabaikan/tidak mereka hargai. Dengan kata lain, jatuh cinta membantu mengembangkan kepercaya-dirian dan meningkatkan kepribadian. Jelas sekali, jatuh cinta adalah pengalaman positif yang harus dirasakan.

Posted in Info, Kenapa? | Leave a Comment »

Kenapa Bumi Selalu Berputar?

Posted by iswadi pada Desember 30, 2009

Bumi dapat berputar (pada porosnya) karena bumi mendapat gaya tarik-menarik antar planet atau dengan kata lain mendapat gaya gravitasi dari planet yang memiliki massa lebih besar dari bumi (matahari). Oleh karena itu planet-planet di alam semesta memiliki orbit (lintasan planet) yang teratur sehingga antar planet tidak saling bertabrakan.
Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta. Fisika modern mendeskripsikan gravitasi menggunakan Teori Relativitas Umum dari Einstein, namun hukum gravitasi universal Newton yang lebih sederhana merupakan hampiran yang cukup akurat dalam kebanyakan kasus.
Sebagai contoh, Bumi yang memiliki massa yang sangat besar menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar untuk menarik benda-benda disekitarnya, termasuk makhluk hidup, dan benda benda yang ada di bumi. Gaya gravitasi ini juga menarik benda-benda yang ada diluar angkasa, seperti bulan, meteor, dan benda angkasa laiinnya, termasuk satelite buatan manusia.
Beberapa teori yang belum dapat dibuktikan menyebutkan bahwa gaya gravitasi timbul karena adanya partikel gravitron dalam setiap atom.
Hukum Gravitasi Universal Newton
Hukum gravitasi universal Newton dirumuskan sebagai berikut:
Setiap massa titik menarik semua massa titik lainnya dengan gaya segaris dengan garis yang menghubungkan kedua titik. Besar gaya tersebut berbanding lurus dengan perkalian kedua massa tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua massa titik tersebut.
F = G \frac{m_1 m_2}{r^2}
F adalah besar dari gaya gravitasi antara kedua massa titik tersebutG adalah konstanta gravitasim1 adalah besar massa titik pertamam2 adalah besar massa titik keduar adalah jarak antara kedua massa titik
Dalam sistem Internasional, F diukur dalam newton (N), m1 dan m2 dalam kilograms (kg), r dalam meter (m), dsn konstanta G kira-kira sama dengan 6,67 × 10−11 N m2 kg−2.
Dari persamaan ini dapat diturunkan persamaan untuk menghitung Berat. Berat suatu benda adalah hasil kali massa benda tersebut dengan percepatan gravitasi bumi. Persamaan tersebut dapat dituliskan sebagai berikut: W = mg. W adalah gaya berat benda tersebut, m adalah massa dan g adalah percepatan gravitasi. Percepatan gravitasi ini berbeda-beda dari satu tempat ke tempat lain.

Posted in Info, Kenapa?, Science | Leave a Comment »

Kenapa Layang2 Bisa Terbang?

Posted by iswadi pada Desember 30, 2009

Tentu kalian sudah tidak asing lagi dengan layang-layang. Bentuknya berupa bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh dua pasang rusuk yang masing-masing pasangannya sama panjang dan saling membentuk sudut.Jika keempat rusuknya sama panjang disebut belah ketupat. Layang-layang yang telah dihubungkan dengan tali atau benang bisa diterbangkan jika ada angin. Namun apa yang membuat layang-layang bisa terbang ke udara? ”Karena ditiup angin, kalau tidak ada angin ya tidak bisa terbang?,” kata Aji Prasetya, siswa kelas V SD Tohudan, Colomadu. Apa yang dilontarkan Aji memang benar, namun kurang tepat. Mengapa layang-layang bisa terbang? Sebagaimana dilansir id.wikipedia.org, layang-layang memanfaatkan kekuatan hembusan angin sebagai alat pengangkatnya. Selain itu desain bentuknya yang ringan membuat angin mampu mendorong layang-layang ke atas. Berat jenis layang-layang tidak jauh berbeda dengan berat jenis udara sehingga bisa melayang.Layang-layang dikenal luas di seluruh dunia sebagai alat permainan. Yang paling umum adalah layang-layang hias. Layang-layang biasa dimainkan oleh anak-anak pada musim pancaroba karena biasanya kuatnya angin berhembus pada musim itu.Perlu kalian ketahui, layang-layang ternyata sudah ada sekitar 2500 sebelum Masehi. Hal ini dibuktikan lewat dokumen dari China sekitar 2500 Sebelum Masehi. Selain itu didukung dengan penemuan sebuah lukisan gua di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara pada awal abad ke-21 yang memberikan kesan orang bermain layang-layang menimbulkan spekulasi mengenai tradisi yang berumur lebih dari itu di kawasan Nusantara. Diduga terjadi perkembangan yang saling bebas antara tradisi di China dan di Nusantara karena di Nusantara banyak ditemukan bentuk-bentuk primitif layang-layang yang terbuat dari daun-daunan. Dari penjelasan tersebut, tentu kalian sudah mengetahui apa yang membuat layang-layang bisa terbang ke udara. Kalian pun bisa belajar lagi dari sesuatu yang ada di sekitar kalian.

Posted in Info, Kenapa?, Science | 1 Comment »

Kenapa Ikan Yang Hidup di Laut Tidak Asin?

Posted by iswadi pada Desember 30, 2009

ikan laut tidak asin rasanya karena ginjalnya mampu mengeluarkan garam air laut yang masuk melalui insang, dikeluarkan dari badan lagi, sehingga kadar garam dalam tubuhnya senantiasa lebih rendah daripada kadar garam air laut sekelilingnya. Air laut yang normal kadar garamnya hanya sekitar 3% . Ini sebenarnya tidak begitu asin dibandingkan dengan ikan asin misalnya, yang kadar garamnya 12%, atau telur asin yang digarami dengan garam yang lebih pekat ~ 20%

Posted in Info, Kenapa?, Science | 2 Comments »

Kenapa Air Laut Asin?

Posted by iswadi pada Desember 30, 2009

kamu tahu ngak pada awal bumi terbentuk. lapisan dalam bumi panaaaaaaas banget sehingga banyak gunung meletus. abu-abu gunung itu mengandung klorida, abu-abu tersebut mengumpul dan menjadi awan, dan terjadilah hujan besar yang menciptakan laut yg mengandung klorida yg rasanya asam. pada saat itu silus air mulai lancar. ombak laut dapat menyebabkan abrasi. batu-batu pada waktu itu mengandung banyak sodium, jadi begitu ombak laut menghantam bebatuan, unsur sodiumnya terlepas dari bebatuan dan lepas menuju laut, yang namanya abrasi tidak hanya terjadi skali, tapi berkali-kali. setelah sodium tadi lepas ke laut maka sodium tadi akan bersenyawa dengan klorida dan…………… jadilah sodium klorida! sodium klorida atau garam awal mulanya yaitu: benda asam (klorida) yang bertemu sodium (sodium adalah metal lunak yang bisa dipotong layaknya roti) menjadi suatu benda yang rasanya asin! unik bukan?

jawaban alternatif lainnya

Begini ceritanya… air hujan mencuci daratan kemudian masuk ke paritan, sungai dan telaga sambil membawa garam-garam terlarut sampai ke lautan. Perbedaannya adalah air laut jauh lebih tua dibandingkan air di bagian-bagian lain– estimasi sekitar 4 atau 5 milyar tahun dibanding hanya sekian juta tahun.
Selama sekian milyar tahun air laut telah mengalami re-cycle secara kontinyu- yaitu menguapkan air yang kemudian jatuh menjadi air hujan ke daerah daratan dan mengalir kembali ke laut sambil membawa muatan garam baru. Siklus yang terjadi terus menerus ini secara otomatis akan meningkatkan kadar garam di laut.

Posted in Info, Kenapa?, Science | Leave a Comment »