Uleegle's Blog

Welcome To Ulee Gle …

Limit Hotspot dengan Queue Tree di Mikrotik

Posted by iswadi pada Agustus 19, 2014

Post ini berawal ketika maen maen jaringan di RT RW net.  Dapat client hotspot minta 1 user account bisa dipakai buat beberapa orang.  Waduuh langsung bingung.  Masih awal awal maen jaringan belum tau cara utak atik mikrotik.  Setelah cari sana sini, akhirnya nemu juga caranya.  Ternyata tidak terlalu rumit.  Sudah saya rangkum sedemikian rupa biar mudah.  Yuk mari kita coba :)

Pertama, yang jelas siapkan dulu mikrotik yang mau di setting.  Setelah itu login ke mikrotik lewat winbox.  Saya (masih) menggunakan RouterBoard RB 750 .  Jadi mohon disesuaikan ya kalo versi Mikrotiknya beda :)

Mikrotik 4.11 di RB 750

(Masih) Pakai RouterBoard 750 hehehe

Setelah itu, buat hotspot jump di firewall > mangle.  Kalo make skrip, kayak gini :

1
2
/ip firewall mangle add chain=prerouting action=jump jump-target=hotspot
/ip firewall mangle add chain=postrouting action=jump jump-target=hotspot

Atau kalau makai GUI, tinggal pilih [+] , pada tab general, isi chain dengan prerouting.  Lalu pindah ke tab action.  Pilih Action -> Jump.  Lalu isi Jump Target dengan Hotspot.  Begitu juga dengan yang postrouting.  pada tab general, isi chain dengan postrouting.  Lalu pindah ke tab action.  Pilih Action -> Jump.  Lalu isi Jump Target dengan Hotspot.  Intinya disini buat trafik hotspot bisa dibaca di firewall.

Hotspot Jump di mangle

Hotspot Jump di mangle

Lanjuuut…

Asumsikan kita ingin membuat user cobacoba dengan limit 256 kbps untuk 2 orang.  Maka kita buatkan dulu profile hotspotnya.

Membuat user profile

Membuat user profile

YANG PERLU DIPERHATIKAN adalah pada kolom incoming packet mark dan outgoing packet mark.  Nah, ini buat (menurut saya) menandai paket upload dan download dari user cobacoba.  Untuk kolom rate limit ga perlu di isi, karena kita nanti akan batasi di queue tree.  Setelah itu, kita buat user nya dengan profil cobacoba.

Buat user dulu buat login

Buat user dulu buat login. Jangan lupa profilenya dibuat ke profile yang barusan dibuat ya *jangan bingung :p

setelah itu, tinggal dilimit deh di Queue Tree.  Berhubung saya kurang mengerti perintah baris, langsung make window nya winbox aja ya :D

Pembatasan di queue tree

Pembatasan di queue tree

Pembatasan di Queue Tree

Pembatasan di Queue Tree

PERHATIKAN packet mark nya.  Packet mark nya harus disesuaikan dengan yang teman teman isi di user profile tadi.  Sehingga packet nya bisa ditangkap oleh Queue Tree :)

Sampai disini sudah selesai dalam setting QoS hotspot melalui queue tree.  Silakan dicoba untuk login 2 orang.  Nanti akan menghasilkan 256 dibagi 2 , bukan 256 x 2. :)  Yang jelas, jika satu orang sedot bandwith, yang lain akan kehabisan :D

Terus, kalau mau makai userman gimana?  Gampang, tinggal isikan aja grup nya di user profile sesuai dengan profile yang ada di mikrotik :D

Isi group dengan nama profile di mikrotik

Isi group dengan nama profile di mikrotik

Demikiman dari saya.  Mohon maaf kalau ada yang kurang berkenan.  Semua atas niat dari ingin berbagi.  Jadi kalau misal ada yang mau menambahkan, monggo, bisa komen dibawah atau hubungi saya langsung :)

Oh ya, saya bukan ahli jaringan ya, jadi ini tutorial berdasar pengalaman saja ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: