Uleegle's Blog

Welcome To Ulee Gle …

Syarat Sertifikasi Guru 2010

Posted by iswadi pada Januari 3, 2010

Direktur Jenderal PMPTK telah menerbitkan buku Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Jabatan Guru Tahun 2010. Berikut kutipan persyaratan yang harus disiapkan bagi rekan guru yang ditetapkan mengikuti sertifikasi 2010.

Persyaratan Peserta :

1. Persyaratan Umum

1. Guru  yang  masih  aktif mengajar di  sekolah  di bawah Binaan Departemen Pendidikan Nasional

Yaitu guru yang mengajar di sekolah  umum, kecuali guru Agama.

Sertifikasi guru bagi guru Agama  (termasuk  guru  Agama  yang  memiliki  NIP  13)  dan semua  guru  yang  mengajar  di  Madrasah  (termasuk  guru bidang  studi  umum  yang  memiliki  NIP diselenggarakan oleh Departemen Agama dengan kuota  dan aturan  penetapan peserta  dari  Departemen  Agama.

Sesuai  Surat  Edaran Bersama  Direktur  Jenderal  PMPTK  dan  Sekretaris  Jenderal Departemen Agama :

  • Nomor  SJ/Dj.I/Kp.02/1569/2007
  • Nomor 4823/F/SE/2007 Tahun 2007

2. Guru  yang  diangkat  dalam  jabatan  pengawas  satuan pendidikan  formal  yang  diangkat  sebelum  berlakunya Peraturan Pemerintah

  • Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, 1 Desember 2008 (Pasal 67).

3. Guru  bukan  PNS  harus memiliki  SK  sebagai  guru  tetap  dari penyelenggara  pendidikan,  sedangkan  guru  bukan  PNS  pada sekolah  negeri  harus  memiliki  SK  dari  dinas  pendidikan provinsi/ kabupaten/kota.

4.  Pada tanggal 1 Januari 2011 belum memasuki usia 60 tahun.

5.  Memiliki  nomor  unik  pendidik  dan  tenaga  kependidikan (NUPTK).

2.  Persyaratan  Khusus  untuk  Uji  Kompetensi  melalui  Penilaian Portofolio

a.  Memiliki  kualifikasi  akademik  sarjana  (S-1)  atau  diploma empat  (D-IV)  dari  program  studi  yang  memiliki  izin penyelenggaraan

b.  Memiliki  masa  kerja  sebagai  guru  (PNS  atau  bukan  PNS) minimal 5 tahun pada suatu satuan pendidikan dan pada saat Undang‐Undang  Nomor  14  Tahun  2005  tentang  Guru  dan Dosen terbit  yang bersangkutan sudah menjadi guru. (Contoh perhitungan  masa  kerja  lihat  urutan  prioritas  penetapan peserta pada BAB III)

c. Guru dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan yang belum memiliki kualifikasi akademis S-1/D-IV apabila sudah :

  1. Pada  1  Januari  2010  mencapai  usia  50  tahun  dan mempunyai  pengalaman  kerja  20  tahun  sebagai  guru
  2. Mempunyai  golongan  IV/a  atau memenuhi  angka  kredit kumulatif setara dengan golongan IV/a.

3. Persyaratan  Khusus  untuk  Guru  yang  diberi  Sertifikat  secara Langsung

a. Guru dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas

satuan pendidikan yang memiliki kualifikasi akademik magister  (S‐2) atau  doktor  (S‐3)  dari  perguruan  tinggi  terakreditasi  dalam bidang  kependidikan  atau bidang  studi  yang  relevan dengan mata pelajaran  atau rumpun  mata  pelajaran yang diampunya, atau  guru  kelas  dan  guru  bimbingan  dan  konseling  atau konselor,  dengan  golongan  sekurang‐kurangnya  IV/b  atau yang  memenuhi  angka  kredit  kumulatif  setara  dengan golongan IV/b.

b. Guru dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas

satuan pendidikan yang memiliki golongan serendah‐rendahnya  IV/c atau  yang  memenuhi  angka  kredit  kumulatif  setara  dengan golongan IV/c.

11 Tanggapan to “Syarat Sertifikasi Guru 2010”

  1. DEDE JUNAEDI said

    saya merasa kecewa, bahwa saya seorang pengawas TK/SD yang melimpah dari penilik PLS. waktu saya mengajukan untuk mendapat NUPTK saya tidak dilayani oleh petugas dan mengatakan untuk penilik tidak perlu, sampai saat ini saya belum memilikinya, sehingga saya ditahun ini (2010) tidak bisa/tidak terpanggil untuk mengikuti sertifikasi, padahal persyaratan untuk sertifikasi sudah terpenuhi kecuali NUPTK. KECEWAAAA.

  2. Andi Efendi said

    saya adalah seorang guru yg diangkat tahun 2005 dan sekarang masa kerja adalah 5 tahun 2 bulan tetapi tidak disertakan ikut sertifikasi lewat fortofolio dikarenakan kalah masa kerja dengan guru2 yg diangkat berdasarkan database yg notabene mereka belum genap 5 tahun menjadi guru pns tetapi masa kerja di sertakan selama menjadi guru honor,so aturan yang sebenarya seperti apa? apakah masakerja dihitung mulai jadi cpns atau mereka yg diangkat cons tetapi mereka pernah jd GBS sehingga masa kerja di hitung, kalau demikian bgaimana dengan nasib saya dan guru2 yg lain yg diangkat lewat formasi tes masuk cons tetapi masa kerja selama jadi guru nonorer tidak di hitung???? Mohon penjelasan bapak. Terimakasih….

    • Bryan said

      saya pernah honor di smp negeri selama 8 tahun tapi diangkat sebagai honorer dengan sk dari kepala sekolah smp yang bersangkutan tanpa SK dari dinas Pendidikan dengan Rp.10.000/jam di ambil dari dana BOS. saya juga mengajar 24-25 jam/minggu. saya juga sudah memiliki NUPTK dengan status NON PNS/GURU dan sampai sekarang belum saya ganti statusnya walaupun saya sudah cpns. sekarang saya CPNS di sebuah SDN di kabpaten yang berbeda sejak tanggal 1 januari 2010. apakah saya bisa mengikuti sertifikasi ? karena kabag dinas yang menangani sertifikasi mengatakan masa kerja saya ketika honorer tidak bisa dihitung. Apakah itu benar ? lalu bgm nasib saya dan teman2 yang lainnya. kenapa pemerintah harus pilih kasih. apa bedanya sk dari dinas dan sk dari kepsek……karena kami juga sam-sama mengajar dengan jumlah jam yang sama. Jadi bgm nasib kami mohon penjelasannya…..thanks

  3. iswadi said

    masa kerja guru calon peserta sertifikasi diakumulasikan sejak honorer sampai dengan pns
    Contoh
    Guru “G” adalah seorang guru PNS yang memiliki masa kerja selama 10 tahun 5 bulan, namun guru “G” tersebut sebelum diangkat PNS telah mengajar sebagai tenaga honorer di sebuah SD selama 5 tahun 2 bulan. Masa kerja guru “G” dihitung kumulatif semenjak yang bersangkutan bertugas sebagai guru yaitu 15 tahun 7 bulan.

  4. satriadi said

    Di tempat saya data sering di manipulasi, masa jabatan belum 5 tahun di genapkan lima tahun, saya harap lembaga sertifikasi bisa bener-bener lebih selektif dan memberikan sanksi yang tegas bagi yang memanipulasi data tersebut…saya ingin bertanya : “kenapa harus pimpinan lembaga sekolah yang menentukan siapa yang harus diajukan karena seringkali jika pimpinan sekolah tidak senang dengan salah seorang guru di bawah wewenangnya, ia tidak akan mengusulkannya dan atau jika ada yang ia sukai atau pihak kerabatnya itu yang diusulkan….”,jika kita menemukan hal-hal seperti ini, kemana kita harus melapor? dan bukti apa saja yang perlu disertakan untuk mendukung kebenaran laporan tersebut? Atas jawaban dan perhatiannya terimakasih. Bangun dan kembangkan pendidikan indonesia yang bersih, berkualitas dan bermutu…

    • iswadi said

      untuk kasus demikian dialami disemua daerah tidak hanya ditempat bapak, Dunia pendidikan sekarang sedang krisis manusia jujur alias yang menjalankan tugasnya sebagaimana aturan yang berlaku,. saya cukup prihatin dengan keadaan dunia pendidikan kita sekarang ini, tidak tahu kita harus melapor kemana,.karna dimana-mana sekarang tidak ada yang bisa dipercaya,.berdoa saja semoga Allah membuka pintu hati para pimpinan kita untuk menjalankan tugasnya sebagaimana sumpah jabatan yang telah diucapkannya. maaf jika jawabannya tidak seperti yang diharapkan!

  5. sadimin arsadi said

    Di madrasah saya, sertifikasi sedang syarat dengan manipulasi data. anehnya seorang kepala madrasah memanipulasi data prestasi akademik dan non akademiknya. seperti misalnya melakukan bimbingan untuk anak anak yang mau lomba atau porseni. padahal sama sekali dia tidak membina. malah cenderung membinasakan. anehnya prestasi yang diklaim punya dia itu adalah hasil karya dari guru lain. apa itu tidak manipulasi data namanya. bagaimana guru seperti itu bisa dikatakan guru yang profesional ? yang bisanya memanfaatkan hasil karya orang lain. padahal dia sudah lulus sertifikasi dan data itu baru diketahui oleh guru lain setelah dia lulus sertifikasi. dan tahukah siapa dia ? dia adalah kepala madrasah itu sendiri. so kalau kepala madrasah saja sdh begitu model sertifikasinya bagaimana yang lainnya yah ? harus kemana saya melaporkan ini ?

  6. ronald said

    mizi mau tanya biasanya low kita mau gajar komputer/mendaftarkan diri untuk menjadi guru komputer disekolahan sma. persaratan apa yang harus disiapkan. terus ketentuan2nya apa…maff ne

  7. wilyana BA said

    saya merasa banyak keceewa,karena di dalam masa kerja 23 tahun dan gologan IVA pendidikan akta III sampai sekarang belum mendapat perhatian untuk disertifikasi.sementara pelatihan2 serta penataran terlalu banyak saya ikuti

    saya bertanya:apa sebenanya arti dari sertifikasi itu
    apakah menurut umur saja?

  8. mulyati said

    Saya merasa kecewa, karena pada sk mengajar sudah tercantum masa kerja saya sudah 16 tahun tapi tidak lolos dalam pengumuman sertifikasi 2011 ini dari diknas kota Padang. Sedangkan yang masa kerjanya di bawah saya pada lolos. Bagaimana sebenarnya kualifikasinya? Mohon jawabannya. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: